close
Pasang Iklan


Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang hal dasar yang harus di miliki oleh seorang designer. Desain merupakan hal yang unik dan biasanya memiliki arti yang akan di sampaikan oleh pembuatnya, desain terdiri atas berbagai bentuk dan warna yang beragam yang bangun berdasarkan gagasan dan ide seoranng desain. Desain banyak macamnya mulai dari yang tingkat mudah hingga tingkat yang sangat sulit. jika anda seorang pemula dalam dunia desain, alangkah baiknya anda memahami dasar-dasar desain di bawah ini.

1. Karakteristik Bentuk
Bentuk adalah unsur paling penting dalam segala bidang yang berhubungan dengan seni rupa. Jika anda kuat dalam mengkarakteristikan suatu bentuk, contoh anda menilai logo-logo favorit dari sebuah perusahaan produk atau merek barang yang anda miliki sekarang, pernahkah anda bertanya-tanya mengapa perusahaan mereka memakai bentuk seperti itu? pernahkah anda bertanya sedemikian. Setiap logo yang di terbitkan/di orbitkan oleh perusahaan pasti memiliki arti tersendiri bagi seorang pembuat logo tersebut dan bagi perusaannya. Contoh logo Google yang anda utak atik setiap hari perusahaan google tentunya tidak sembarangan memilih bentuk untuk memilih bentuk logo mereka. Tetapi untuk orang yang awam mungkin itu terlihat biasa saja dan tidak penting, tetapi kalau anda seorang designer maka anda akan memiliki penilaian sendri terhadap logo google tersebut.
Kemudian satu lagi dari saya, bahwa bentuk itu tercipta dari perpaduan garis yang saling bertemu di suatu titik. Mungkin anda sudah mengetahui berbagai macam bentuk sekarang mulai dari bangun datar hingga bangun ruang, semua itu tidak langsung seperti itu bentuknya, melainkan dari perpaduan garis yang saling bertemu.




2. Pemilihan Warna
Bicara warna kalau kita membayangkan dunia ini tanpa warna apa jadinya? gelap semua bukan. alam ini adalah ciptaan tuhan yang maha indah dengan warna-warna yang di taruh ke dalam ciptaannya. kenapa jadi ceramah ya saya.. hehe. pemilihan warna adalah hal yang sangat penting juga terutama pada keserasian warna pada karya desain yang anda buat, anda bisa menserasikan sendiri warna yang bagus bagi karya anda.

penggabungan antara gelap dan terang di tambah dengan bangun yang 3D sungguh menkjubkan, dari konsep seperti ini, jika kita jeli dalam penggabungan teknik warna maka akan menghasilkan karya yang luar biasa.

Dalam membuat desain ada klasifikasi warna yang harus anda pahami seperti di bawah ini.

a. Warna-warna konservatif seperti hitam, cokelat, abu-abu, broken white, champagne, dan lain-lainnya yang sejenis. Biasanya warna yang termasuk dalem kategori konservatif itu butek-butek alias terkesan seperti kotor. Padahal sebetulnya tidak. Perpaduan warna konservatif artinya cenderung monoton. Misalnya, kalau dalam desain didominasi warna cokelat dan putih, bisa dibilang itu konservatif.

b. Warna-warna terang yang mencolok menggambarkan keceriaan. Kalo ada desain yang colorful dengan paduan warna terang yang mencolok, itu menggambarkan kebahagiaan, kebebasan, semangat, percaya diri, playful, dan eksentrik. Beberapa brand pakai logo dengan warna-warna yang colorful untuk ngegambarin semangat atau pun passion yang dibawa sama brand tersebut. Warna-warna colorful yang kita liat tanpa sadar juga bisa menularkan rasa semangat di dalam diri kita.


c. Warna-warna pastel yang kalem bisa menyejukkan hati siapa pun yang melihatnya. Bisa banyak arti, warna pastel menciptakan perasaan tenang, kalem, sabar, tapi juga bukan berarti galau. hehe.. Warna pastel juga terkesan feminim warna ini identik dengan cewek makanya banyak brand produk kecantikan memilih warna - warna yang seperti ini.
Andai kalian tahu, setiap satu warna memiliki arti khusus dan emosi yang hendak disampaikan oleh seorang desain, bila anda ingin mengetahui arti dari setiap warna tunggu postingan selanjutnya daari saya. atau bisa anda cari langsung di google. saya tidak bisa menjelaskan sekarang tentang arti satu persatu dari arti warna tersebut.

3. Ritme (Alur dari konsep yang anda miliki)
Setelah anda pahami tentang warna dan bentuk, maka yang terakhir adalah ritme. Ritme adalah pola berulang menghasilkan irama, hal itu dihasilkan dan dibuat oleh unsur-unsur yang berbeda-beda dengan pattern yang berirama dan unsur serupa dan konsisten dan mungkin dengan variasi (perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi atau elemen) yang menjadi kunci untuk visual ritme. Menempatkan elemen dalam sebuah layout secara berkala membuat halus, dan bahkan ritme yang tenang, santai moods.



Demikian yang bisa saya share, semoga bermanfaat dan selamat belajar desain..










3 Dasar Desain Grafis Yang Harus Anda Ketahui



Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang hal dasar yang harus di miliki oleh seorang designer. Desain merupakan hal yang unik dan biasanya memiliki arti yang akan di sampaikan oleh pembuatnya, desain terdiri atas berbagai bentuk dan warna yang beragam yang bangun berdasarkan gagasan dan ide seoranng desain. Desain banyak macamnya mulai dari yang tingkat mudah hingga tingkat yang sangat sulit. jika anda seorang pemula dalam dunia desain, alangkah baiknya anda memahami dasar-dasar desain di bawah ini.

1. Karakteristik Bentuk
Bentuk adalah unsur paling penting dalam segala bidang yang berhubungan dengan seni rupa. Jika anda kuat dalam mengkarakteristikan suatu bentuk, contoh anda menilai logo-logo favorit dari sebuah perusahaan produk atau merek barang yang anda miliki sekarang, pernahkah anda bertanya-tanya mengapa perusahaan mereka memakai bentuk seperti itu? pernahkah anda bertanya sedemikian. Setiap logo yang di terbitkan/di orbitkan oleh perusahaan pasti memiliki arti tersendiri bagi seorang pembuat logo tersebut dan bagi perusaannya. Contoh logo Google yang anda utak atik setiap hari perusahaan google tentunya tidak sembarangan memilih bentuk untuk memilih bentuk logo mereka. Tetapi untuk orang yang awam mungkin itu terlihat biasa saja dan tidak penting, tetapi kalau anda seorang designer maka anda akan memiliki penilaian sendri terhadap logo google tersebut.
Kemudian satu lagi dari saya, bahwa bentuk itu tercipta dari perpaduan garis yang saling bertemu di suatu titik. Mungkin anda sudah mengetahui berbagai macam bentuk sekarang mulai dari bangun datar hingga bangun ruang, semua itu tidak langsung seperti itu bentuknya, melainkan dari perpaduan garis yang saling bertemu.




2. Pemilihan Warna
Bicara warna kalau kita membayangkan dunia ini tanpa warna apa jadinya? gelap semua bukan. alam ini adalah ciptaan tuhan yang maha indah dengan warna-warna yang di taruh ke dalam ciptaannya. kenapa jadi ceramah ya saya.. hehe. pemilihan warna adalah hal yang sangat penting juga terutama pada keserasian warna pada karya desain yang anda buat, anda bisa menserasikan sendiri warna yang bagus bagi karya anda.

penggabungan antara gelap dan terang di tambah dengan bangun yang 3D sungguh menkjubkan, dari konsep seperti ini, jika kita jeli dalam penggabungan teknik warna maka akan menghasilkan karya yang luar biasa.

Dalam membuat desain ada klasifikasi warna yang harus anda pahami seperti di bawah ini.

a. Warna-warna konservatif seperti hitam, cokelat, abu-abu, broken white, champagne, dan lain-lainnya yang sejenis. Biasanya warna yang termasuk dalem kategori konservatif itu butek-butek alias terkesan seperti kotor. Padahal sebetulnya tidak. Perpaduan warna konservatif artinya cenderung monoton. Misalnya, kalau dalam desain didominasi warna cokelat dan putih, bisa dibilang itu konservatif.

b. Warna-warna terang yang mencolok menggambarkan keceriaan. Kalo ada desain yang colorful dengan paduan warna terang yang mencolok, itu menggambarkan kebahagiaan, kebebasan, semangat, percaya diri, playful, dan eksentrik. Beberapa brand pakai logo dengan warna-warna yang colorful untuk ngegambarin semangat atau pun passion yang dibawa sama brand tersebut. Warna-warna colorful yang kita liat tanpa sadar juga bisa menularkan rasa semangat di dalam diri kita.


c. Warna-warna pastel yang kalem bisa menyejukkan hati siapa pun yang melihatnya. Bisa banyak arti, warna pastel menciptakan perasaan tenang, kalem, sabar, tapi juga bukan berarti galau. hehe.. Warna pastel juga terkesan feminim warna ini identik dengan cewek makanya banyak brand produk kecantikan memilih warna - warna yang seperti ini.
Andai kalian tahu, setiap satu warna memiliki arti khusus dan emosi yang hendak disampaikan oleh seorang desain, bila anda ingin mengetahui arti dari setiap warna tunggu postingan selanjutnya daari saya. atau bisa anda cari langsung di google. saya tidak bisa menjelaskan sekarang tentang arti satu persatu dari arti warna tersebut.

3. Ritme (Alur dari konsep yang anda miliki)
Setelah anda pahami tentang warna dan bentuk, maka yang terakhir adalah ritme. Ritme adalah pola berulang menghasilkan irama, hal itu dihasilkan dan dibuat oleh unsur-unsur yang berbeda-beda dengan pattern yang berirama dan unsur serupa dan konsisten dan mungkin dengan variasi (perubahan dalam bentuk, ukuran, posisi atau elemen) yang menjadi kunci untuk visual ritme. Menempatkan elemen dalam sebuah layout secara berkala membuat halus, dan bahkan ritme yang tenang, santai moods.



Demikian yang bisa saya share, semoga bermanfaat dan selamat belajar desain..










2 komentar:

  1. Wah bagus min postingannya sangat membantu... Gak pa pa min ceramah kan ya masih berhubungan dengan subtitle nya hehehe....
    terus tambah postingannya ya min... hehehe
    Good Job.... Min

    Jangan lupa juga kunjungi halaman ini
    http://mesinantrianmakingsolution.blogspot.co.id/2016/05/mesin-antrian-bersolusi.html
    http://alatskpberkualitas.blogspot.co.id/2016/05/alat-survey-kepuasan-pelanggan.html

    BalasHapus
  2. Trimakasih buat artikelnya bagus dan sangat bermanfaaat sekali
    Kunjungi www.smartkiosku.com

    BalasHapus