close
Handal Media

Virus masih menjadi musuh utama para pengguna perangkat komputer. Kemunculannya tak pernah diharapkan dan selalu menakutkan siapapun. Bagaimana tidak, virus mampu melumpuhkan sistem kerja perangkat komputer. Umumnya, virus akan menggandakan diri dan menyusupi software serta program di komputer. Perlahan-lahan tapi pasti, virus merusak program sampai hardware komputer. Tak jarang beberapa data di komputer pun ikut raib bersama sang virus.

Selain merusak perangkat komputer, ternyata beberapa virus bisa mencuri data pengguna. Data pribadi yang tersimpan di dalam perangkat bisa diakses dengan mudah. Biasanya celah ini digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan. Tak ingin kejadian tersebut terjadi? Ada baiknya Anda mengetahui beberapa virus berbahaya yang rentan menyerang perangkat komputer:

3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software


1. Trojan

Waspada 3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software

Salah satu virus paling ditakuti ini sering sekali dijumpai pada perangkat komputer. Virus ini menyebar melalui jaringan internet ataupun email para pengguna. Seringkali tanpa disadari, pengguna membuka email masuk yang mengarah pada virus Trojan. Dari sekian banyak virus, Trojan termasuk virus mematikan bagi perangkat komputer. Pasalnya, virus ini bisa menggandakan diri dengan cepat dan merusak harddisk.

Tak cuma itu, Trojan dapat digunakan untuk mencuri data pribadi para pengguna perangkat. Cara kerja virus Trojan cukup mencengangkan, sebab ia mampu mengendalikan serta mengontrol para pengguna. Tanpa disadari, pengguna sendirilah yang membagikan data pribadi kepada orang lain. Anda tentu harus waspada, agar tidak mengalami pencurian data tak diinginkan. Pastikan Anda telah memasang antivirus aktif untuk melawan virus Trojan.

Tujuan utama Trojan sendiri adalah mencuri beberapa data penting, seperti system log, password, email, serta kebiasaan para pengguna. Trojan dapat menggandakan data pribadi tersebut dengan mengendalikan komputer. Untuk mengantisipasinya, pastikan Anda tidak mengakses email secara sembarangan dan terhubung pada jaringan internet berbahaya. Hati-hati pula dalam mengakses jaringan internet aman sekalipun.

2. Worm

Waspada 3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software


Istilah worm muncul pada tahun 2007, bertepatan dengan badai yang melanda Eropa. Pada saat itu, sebagian penduduk Eropa menerima email berkaitan prediksi cuaca saat itu. Setelah diselidiki, ternyata email masuk tersebut adalah palsu. Email tersebut berisi tautan yang mengarah pada situs pengunduhan perangkat lunak. Saat diklik, perangkat lunak secara otomatis terinstall pada perangkat komputer. Pengunduhan ini dikendalikan dari jarak jauh oleh sang pengirim.

Meskipun tidak seburuk Trojan, Worm tetaplah mengganggu kinerja perangkat komputer. Pasalnya, virus ini akan menggandakan diri secara cepat dan memenuhi ruang penyimpanan. Anda akan menemukan beberapa file acak yang tiba-tiba muncul begitu saja. Selain itu, komputer juga mengunduh program jahat yang tidak terdeteksi antivirus sama sekali. Hal ini dikarenakan rootkit yang terinstall secara otomatis.

Sederhananya, virus Worm dapat dikendalikan dari jarak jauh. Sehingga memungkinkan penggandaan dokumen terjadi tanpa sepengetahuan Anda. File-file acak akan bertambah banyak hanya dalam hitungan hari. Berbeda dengan Trojan, virus Worm seyogyanya bisa diatasi dengan antivirus biasa. Jika Anda ingin perlindungan ekstra, tidak ada salahnya menambahkan antivirus pro ke perangkat komputer.


Baca Juga : Inilah Aplikasi Yang Dapat Mendukung Pekerjaan Freelancer

3. FAT Virus

Waspada 3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software


Sering merasa kehilangan file secara mendadak? Jika iya, mungkin perangkat komputer Anda tengah diserang oleh FAT virus. Satu dari sekian banyak virus di komputer ini terbilang sangat berbahaya. Beberapa orang menyandingkannya dengan Trojan, karena keahliannya memanipulasi file. Pengguna seolah-olah kehilangan file penting dalam waktu bersamaan. Padahal data-data tersebut disembunyikan oleh FAT virus.

FAT virus sendiri merupakan singkatan dari File Allocation Table. Untuk mengenali FAT virus tidaklah sulit, hanya butuh ketelitian ekstra dari pengguna komputer. Anda harus memperhatikan setiap file yang tersimpan dalam suatu folder. Bila Anda merasa ada sesuatu yang janggal, misalnya data menghilang, bisa jadi ini ulah si FAT virus. Di samping itu, beberapa folder baru selalu muncul tanpa sepengetahuan Anda.

Cara mengatasi FAT virus sendiri gampang-gampang susah. Anda harus paham betul setiap folder dan file yang tersimpan dalam perangkat komputer. Perhatikan ruang penyimpanan pribadi pada perangkat komputer. Sebisa mungkin bersihkan komputer dengan antivirus secara berkala. Biasanya FAT virus akan menghilang dengan sendirinya. Walaupun tidak ada jaminan perangkat Anda akan kembali aman 100%.

Ketiga virus di atas patut Anda waspadai keberadaannya. Jika perlu, lakukan proteksi dini pada perangkat komputer yang biasa digunakan. Anda juga bisa menambahkan antivirus pro untuk memperkuat proteksi perangkat. Mengingat serangan siber bisa terjadi kapan saja, Anda tentu harus bersiap diri.

Guna menghindari serangan virus, perhatikan pula setiap tautan dengan seksama. Jangan mudah mengklik tautan yang muncul pada layar komputer. Bisa jadi tautan tersebut mengarah pada program jahat, seperti Worm ataupun Trojan. Perlu diingat, tidak ada satupun jaringan internet yang aman 100% dari serangan siber. Jadi, selalu waspada dalam menggunakan dan mengakses internet dari perangkat komputer.

Waspada 3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software


Virus masih menjadi musuh utama para pengguna perangkat komputer. Kemunculannya tak pernah diharapkan dan selalu menakutkan siapapun. Bagaimana tidak, virus mampu melumpuhkan sistem kerja perangkat komputer. Umumnya, virus akan menggandakan diri dan menyusupi software serta program di komputer. Perlahan-lahan tapi pasti, virus merusak program sampai hardware komputer. Tak jarang beberapa data di komputer pun ikut raib bersama sang virus.

Selain merusak perangkat komputer, ternyata beberapa virus bisa mencuri data pengguna. Data pribadi yang tersimpan di dalam perangkat bisa diakses dengan mudah. Biasanya celah ini digunakan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan. Tak ingin kejadian tersebut terjadi? Ada baiknya Anda mengetahui beberapa virus berbahaya yang rentan menyerang perangkat komputer:

3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software


1. Trojan

Waspada 3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software

Salah satu virus paling ditakuti ini sering sekali dijumpai pada perangkat komputer. Virus ini menyebar melalui jaringan internet ataupun email para pengguna. Seringkali tanpa disadari, pengguna membuka email masuk yang mengarah pada virus Trojan. Dari sekian banyak virus, Trojan termasuk virus mematikan bagi perangkat komputer. Pasalnya, virus ini bisa menggandakan diri dengan cepat dan merusak harddisk.

Tak cuma itu, Trojan dapat digunakan untuk mencuri data pribadi para pengguna perangkat. Cara kerja virus Trojan cukup mencengangkan, sebab ia mampu mengendalikan serta mengontrol para pengguna. Tanpa disadari, pengguna sendirilah yang membagikan data pribadi kepada orang lain. Anda tentu harus waspada, agar tidak mengalami pencurian data tak diinginkan. Pastikan Anda telah memasang antivirus aktif untuk melawan virus Trojan.

Tujuan utama Trojan sendiri adalah mencuri beberapa data penting, seperti system log, password, email, serta kebiasaan para pengguna. Trojan dapat menggandakan data pribadi tersebut dengan mengendalikan komputer. Untuk mengantisipasinya, pastikan Anda tidak mengakses email secara sembarangan dan terhubung pada jaringan internet berbahaya. Hati-hati pula dalam mengakses jaringan internet aman sekalipun.

2. Worm

Waspada 3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software


Istilah worm muncul pada tahun 2007, bertepatan dengan badai yang melanda Eropa. Pada saat itu, sebagian penduduk Eropa menerima email berkaitan prediksi cuaca saat itu. Setelah diselidiki, ternyata email masuk tersebut adalah palsu. Email tersebut berisi tautan yang mengarah pada situs pengunduhan perangkat lunak. Saat diklik, perangkat lunak secara otomatis terinstall pada perangkat komputer. Pengunduhan ini dikendalikan dari jarak jauh oleh sang pengirim.

Meskipun tidak seburuk Trojan, Worm tetaplah mengganggu kinerja perangkat komputer. Pasalnya, virus ini akan menggandakan diri secara cepat dan memenuhi ruang penyimpanan. Anda akan menemukan beberapa file acak yang tiba-tiba muncul begitu saja. Selain itu, komputer juga mengunduh program jahat yang tidak terdeteksi antivirus sama sekali. Hal ini dikarenakan rootkit yang terinstall secara otomatis.

Sederhananya, virus Worm dapat dikendalikan dari jarak jauh. Sehingga memungkinkan penggandaan dokumen terjadi tanpa sepengetahuan Anda. File-file acak akan bertambah banyak hanya dalam hitungan hari. Berbeda dengan Trojan, virus Worm seyogyanya bisa diatasi dengan antivirus biasa. Jika Anda ingin perlindungan ekstra, tidak ada salahnya menambahkan antivirus pro ke perangkat komputer.


Baca Juga : Inilah Aplikasi Yang Dapat Mendukung Pekerjaan Freelancer

3. FAT Virus

Waspada 3 Jenis Virus Paling Berbahaya Untuk Software


Sering merasa kehilangan file secara mendadak? Jika iya, mungkin perangkat komputer Anda tengah diserang oleh FAT virus. Satu dari sekian banyak virus di komputer ini terbilang sangat berbahaya. Beberapa orang menyandingkannya dengan Trojan, karena keahliannya memanipulasi file. Pengguna seolah-olah kehilangan file penting dalam waktu bersamaan. Padahal data-data tersebut disembunyikan oleh FAT virus.

FAT virus sendiri merupakan singkatan dari File Allocation Table. Untuk mengenali FAT virus tidaklah sulit, hanya butuh ketelitian ekstra dari pengguna komputer. Anda harus memperhatikan setiap file yang tersimpan dalam suatu folder. Bila Anda merasa ada sesuatu yang janggal, misalnya data menghilang, bisa jadi ini ulah si FAT virus. Di samping itu, beberapa folder baru selalu muncul tanpa sepengetahuan Anda.

Cara mengatasi FAT virus sendiri gampang-gampang susah. Anda harus paham betul setiap folder dan file yang tersimpan dalam perangkat komputer. Perhatikan ruang penyimpanan pribadi pada perangkat komputer. Sebisa mungkin bersihkan komputer dengan antivirus secara berkala. Biasanya FAT virus akan menghilang dengan sendirinya. Walaupun tidak ada jaminan perangkat Anda akan kembali aman 100%.

Ketiga virus di atas patut Anda waspadai keberadaannya. Jika perlu, lakukan proteksi dini pada perangkat komputer yang biasa digunakan. Anda juga bisa menambahkan antivirus pro untuk memperkuat proteksi perangkat. Mengingat serangan siber bisa terjadi kapan saja, Anda tentu harus bersiap diri.

Guna menghindari serangan virus, perhatikan pula setiap tautan dengan seksama. Jangan mudah mengklik tautan yang muncul pada layar komputer. Bisa jadi tautan tersebut mengarah pada program jahat, seperti Worm ataupun Trojan. Perlu diingat, tidak ada satupun jaringan internet yang aman 100% dari serangan siber. Jadi, selalu waspada dalam menggunakan dan mengakses internet dari perangkat komputer.

Tidak ada komentar