close
Handal Media
Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel

Seperti yang sudah ketahui bersama, bahwa YouTube saat ini sangat gencar sekali men-disable monetisasi pada channel YouTube tanpa pandang bulu, baik channel yang sudah besar atau channel kecil sama-sama akan mendapatkan giliran review konten (Pemeriksaan Konten), jika terbukti melanggar dan tidak mematuhi pedoman komunitas, maka siap-siap channel YouTube akan di disable monetisasinya.

Untuk anda yang sudah terlanjur terkena disable monetisasi ini, biasanya anda diminta untuk menunggu 30 hari untuk pengajuan ulang monetisasi, dengan catatan konten yang ada di channel anda sudah dihapus atau di edit konten-konten yang melanggar pedoman. Setelah itu anda bisa mengajukan ulang, perlu diketahui Adsense tidak akan pernah menerima monetisasi selama ada video anda yang melanggar, siklus pengajuan ulang monetisasi akan berlaku sampai konten video anda benar-benar mematuhi aturan. Setelah semua konten anda mematuhi aturan, baru monetisasi channel YouTube anda akan aktif kembali.

Berikut ada beberapa pengetahuan yang bisa admin bagikan selama menjadi YouTuber, dan jujur admin sudah terkena disable monetisasi ini sekarang, jadi sudah mengalami pengalaman pahit ini. Jadi Curhat.. :D  Oke, berikut adalah faktor-faktor yang bisa membuat channel YouTube anda di disable monetisasinya.


Faktor Yang Bisa Membuat Channel YouTube di Disable Monetisasinya


1. Duplikasi Video


Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel
Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel

Faktor ini menjadi salah satu alasan mengapa channel YouTube di disable monetisasinya, jadi bagi anda yang menggunakan video-video dari YouTube untuk di edit ulang, lebih baik berhati-hatilah karena bisa sewaktu-waktu channel anda akan di periksa dan disable monetisasinya.

Kecuali memang anda mematuhi peraturan penggunaan wajar atau yang biasa disebut "Fair Use", maka untuk penggunaan video yang seperti ini masih diperbolehkan di YouTube.

2. Copyright Yang Menumpuk


Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika copyright adalah hal yang paling dibenci para YouTuber, tapi dengan adanya fitur ini, konten kreator akan terlindungi dari pembajakan konten, jadi anda tidak bisa menyalahkan adanya fitur copyright yang galak ini.

Mengapa disini memasukkan copyright sebagai salah satu faktor yang membuat channel YouTube di disable monetisasinya? karena ketika copyright yang ada dichannel anda menumpuk, ini akan memancing YouTube untuk memeriksa Channel anda, dan jika terbukti anda melanggar maka anda akan menerima akibatnya.

Jadi jangan biarkan copyright menumpuk pada channel anda, setiap kali anda terkena copyright, segera hapus saja jika channel anda sudah dimonetisasi, untuk jaga-jaga agar channel anda tetap aman dari disable monetisasi.


3. Video Tidak Cocok Untuk Sebagian Besar Pengiklan


Ada kalanya ketika kita upload video dan langsung kita monetisasi muncul dollar kuning yang tandanya adalah video anda tidak layak untuk semua pengiklan di YouTube, namun pada kenyataanya para YouTuber sering kali memaksa agar YouTube me-review video tersebut agar mendapatkan dollar hijau, saya memiliki pendapat tentang kasus ini, jika memang video anda adalah 100% original tanpa memakai konten orang lain silahkan anda ajukan banding atau review.

Akan tetapi jika dalam video tersebut ada konten milik orang lain yang dipakai, saya sarankan jangan memaksa YouTube untuk me-review video anda, biarkan saja dollar kuning itu pada video anda. Jika YouTube sudah familiar degan hal review di cahnnel anda, maka siap-siap semua konten anda diperiksa oleh YouTube dan bisa saja di disable monetisasinya jika terbukti bersalah.


Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel


Anda jangan terlalu khawatir tentang kebijakan baru dari YouTube ini jika sudah ada dijalur yang benar, konten original memang akan selalu menang pada akhirnya, karena mereka-lah the real content creator yang sebenarnya, tetap patuhi dan update kebijakan yang YouTube buat agar channel anda tetap aman, berikut ada tips agar channel anda aman dari disable monetisasi.


1. Menjaga Reputasi Channel


Jangan  biarkan channel anda memiliki teguran copyright yang berimbas pada buruknya reputasi channel anda, kemungkinan hal seperti ini akan menjadi faktor yang akan membuat YouTube memriksa channel anda untuk di disable monetisasinya.

2. Mengaktifkan Monetisasi Secara Manual Pada Video


Pada saat anda upload video, lebih baik jangan langsung aktifkan monetisasi pada video tersebut, tujuannya adalah untuk melihat apakah video itu aman tanpa klaim dari pihak copyright atau kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa membuat video anda berhadapan dengan pihak team YouTube, jika video sudah aman dari itu semua silahkan video tersebut diaktifkan monetisasinya.


3. Update Perkembangan Kebijakan YouTube


Setiap tahun biasanya YouTube selalu mengupdate peraturan baru terkait konten kreator, anda harus aktif mengikuti perkembangan ini karena jika tidak, anda akan tidak tahu kebijakan baru dan bisa saja saat anda memproduksi video terdapat pelanggaran kebijakan baru didalmnya, sehingga memaksa YouTube untuk men-disable monetisasi YouTube Channel anda.

4. Tanamkan Dalam Hati Tentang Peraturan Komunitas YouTube dan Copyright


Saat anda mengedit video misalnya, tanamkan hal tentang peraturan komunitas dan copyright agar anda tidak sembarangan dalam editing atau mengambil konten milik orang lain tanpa memerhatikan penggunaan wajar, ini bisa fatal untuk channel YouTube anda.



Kesimpulan


Disable monetisasi sudah menjadi ancaman yang nyata bagi konten kreator yang menggunakan ulang konten yang ada di YouTube, dengan adanya kebijakan baru yaitu "Duplikasi" YouTube tidak akan segan untuk mematikan fitur monetisasi pada channel sekarang ini. Diharapkan bagi yang belum terkena kebijakan ini untuk berhati-hati dalam membuat konten penggunaan ulang.


Artikel ini admin buat berdasarkan pengalaman menjadi seorang YouTuber, dan sekaligus menjadi dokumentasi ilmu yang admin share agar bisa menjadi manfaat bagi orang lain yang sdang mencari informasi seputar disable monetisasi ini. Semoga artikel ini memberikan manfaat! Jika anda tambahan dan sanggahan terkait artikel ini, silahkan tambahkan pada kolom komentar yang telah tersedia dibawah! Semoga anda sukses menjadi YouTuber!!

Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel

Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel

Seperti yang sudah ketahui bersama, bahwa YouTube saat ini sangat gencar sekali men-disable monetisasi pada channel YouTube tanpa pandang bulu, baik channel yang sudah besar atau channel kecil sama-sama akan mendapatkan giliran review konten (Pemeriksaan Konten), jika terbukti melanggar dan tidak mematuhi pedoman komunitas, maka siap-siap channel YouTube akan di disable monetisasinya.

Untuk anda yang sudah terlanjur terkena disable monetisasi ini, biasanya anda diminta untuk menunggu 30 hari untuk pengajuan ulang monetisasi, dengan catatan konten yang ada di channel anda sudah dihapus atau di edit konten-konten yang melanggar pedoman. Setelah itu anda bisa mengajukan ulang, perlu diketahui Adsense tidak akan pernah menerima monetisasi selama ada video anda yang melanggar, siklus pengajuan ulang monetisasi akan berlaku sampai konten video anda benar-benar mematuhi aturan. Setelah semua konten anda mematuhi aturan, baru monetisasi channel YouTube anda akan aktif kembali.

Berikut ada beberapa pengetahuan yang bisa admin bagikan selama menjadi YouTuber, dan jujur admin sudah terkena disable monetisasi ini sekarang, jadi sudah mengalami pengalaman pahit ini. Jadi Curhat.. :D  Oke, berikut adalah faktor-faktor yang bisa membuat channel YouTube anda di disable monetisasinya.


Faktor Yang Bisa Membuat Channel YouTube di Disable Monetisasinya


1. Duplikasi Video


Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel
Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel

Faktor ini menjadi salah satu alasan mengapa channel YouTube di disable monetisasinya, jadi bagi anda yang menggunakan video-video dari YouTube untuk di edit ulang, lebih baik berhati-hatilah karena bisa sewaktu-waktu channel anda akan di periksa dan disable monetisasinya.

Kecuali memang anda mematuhi peraturan penggunaan wajar atau yang biasa disebut "Fair Use", maka untuk penggunaan video yang seperti ini masih diperbolehkan di YouTube.

2. Copyright Yang Menumpuk


Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika copyright adalah hal yang paling dibenci para YouTuber, tapi dengan adanya fitur ini, konten kreator akan terlindungi dari pembajakan konten, jadi anda tidak bisa menyalahkan adanya fitur copyright yang galak ini.

Mengapa disini memasukkan copyright sebagai salah satu faktor yang membuat channel YouTube di disable monetisasinya? karena ketika copyright yang ada dichannel anda menumpuk, ini akan memancing YouTube untuk memeriksa Channel anda, dan jika terbukti anda melanggar maka anda akan menerima akibatnya.

Jadi jangan biarkan copyright menumpuk pada channel anda, setiap kali anda terkena copyright, segera hapus saja jika channel anda sudah dimonetisasi, untuk jaga-jaga agar channel anda tetap aman dari disable monetisasi.


3. Video Tidak Cocok Untuk Sebagian Besar Pengiklan


Ada kalanya ketika kita upload video dan langsung kita monetisasi muncul dollar kuning yang tandanya adalah video anda tidak layak untuk semua pengiklan di YouTube, namun pada kenyataanya para YouTuber sering kali memaksa agar YouTube me-review video tersebut agar mendapatkan dollar hijau, saya memiliki pendapat tentang kasus ini, jika memang video anda adalah 100% original tanpa memakai konten orang lain silahkan anda ajukan banding atau review.

Akan tetapi jika dalam video tersebut ada konten milik orang lain yang dipakai, saya sarankan jangan memaksa YouTube untuk me-review video anda, biarkan saja dollar kuning itu pada video anda. Jika YouTube sudah familiar degan hal review di cahnnel anda, maka siap-siap semua konten anda diperiksa oleh YouTube dan bisa saja di disable monetisasinya jika terbukti bersalah.


Tips agar Terhindar dari Disable Monetization Youtube Channel


Anda jangan terlalu khawatir tentang kebijakan baru dari YouTube ini jika sudah ada dijalur yang benar, konten original memang akan selalu menang pada akhirnya, karena mereka-lah the real content creator yang sebenarnya, tetap patuhi dan update kebijakan yang YouTube buat agar channel anda tetap aman, berikut ada tips agar channel anda aman dari disable monetisasi.


1. Menjaga Reputasi Channel


Jangan  biarkan channel anda memiliki teguran copyright yang berimbas pada buruknya reputasi channel anda, kemungkinan hal seperti ini akan menjadi faktor yang akan membuat YouTube memriksa channel anda untuk di disable monetisasinya.

2. Mengaktifkan Monetisasi Secara Manual Pada Video


Pada saat anda upload video, lebih baik jangan langsung aktifkan monetisasi pada video tersebut, tujuannya adalah untuk melihat apakah video itu aman tanpa klaim dari pihak copyright atau kemungkinan-kemungkinan lain yang bisa membuat video anda berhadapan dengan pihak team YouTube, jika video sudah aman dari itu semua silahkan video tersebut diaktifkan monetisasinya.


3. Update Perkembangan Kebijakan YouTube


Setiap tahun biasanya YouTube selalu mengupdate peraturan baru terkait konten kreator, anda harus aktif mengikuti perkembangan ini karena jika tidak, anda akan tidak tahu kebijakan baru dan bisa saja saat anda memproduksi video terdapat pelanggaran kebijakan baru didalmnya, sehingga memaksa YouTube untuk men-disable monetisasi YouTube Channel anda.

4. Tanamkan Dalam Hati Tentang Peraturan Komunitas YouTube dan Copyright


Saat anda mengedit video misalnya, tanamkan hal tentang peraturan komunitas dan copyright agar anda tidak sembarangan dalam editing atau mengambil konten milik orang lain tanpa memerhatikan penggunaan wajar, ini bisa fatal untuk channel YouTube anda.



Kesimpulan


Disable monetisasi sudah menjadi ancaman yang nyata bagi konten kreator yang menggunakan ulang konten yang ada di YouTube, dengan adanya kebijakan baru yaitu "Duplikasi" YouTube tidak akan segan untuk mematikan fitur monetisasi pada channel sekarang ini. Diharapkan bagi yang belum terkena kebijakan ini untuk berhati-hati dalam membuat konten penggunaan ulang.


Artikel ini admin buat berdasarkan pengalaman menjadi seorang YouTuber, dan sekaligus menjadi dokumentasi ilmu yang admin share agar bisa menjadi manfaat bagi orang lain yang sdang mencari informasi seputar disable monetisasi ini. Semoga artikel ini memberikan manfaat! Jika anda tambahan dan sanggahan terkait artikel ini, silahkan tambahkan pada kolom komentar yang telah tersedia dibawah! Semoga anda sukses menjadi YouTuber!!

Tidak ada komentar